300 PORSI LUDES : Warung Nasi Sedekah "Ayo Peduli"
■ Wartajurnalispelajar
Juwana- Minatnya masyarakat sekitar guna mendatangi Warung Sedekah Gratis (07/18) yang dilakukan setiap hari Jum'at pagi menambah porsi makanan yang disediakan. Kegiatan atas kerjasama Komunitas Ayo Peduli dan Donatur hingga saat ini dapat berjalan dengan baik. Apresisasi berupa dukungan secara moral maupun matriil dapat dirasakan setiap pelaksanaan program tersebut. Hal ini dapat terlihat semakin membludaknya masyarakat dari berbagai profesi untuk menikmati menu makanan yang disajikan.
Selaku Ketua Komunitas H. Ega Rustanto menuturkan bahwa kegiatan ini semakin baik dan akan terus berkelanjutan kedepannya. "Saben tiap hari Jum'at penikmat makanan di warung sedekah makin banyak. Setidaknya sekitar 150 hingga 300 porsi habis tanpa sisa. Ini luar biasa, dan sangat membuat saya senang dapat berbagi terhadap sesama terlebih mereka yang membutuhkan".
Program yang dilakukan setiap Jum'at pagi sekitar pukul 06.00 hingga pukul 10.00 WIB, disekitaran Juwana mendapatkan tanggapan yang positif dari masyarakat, terlebih bagi pekerja srabutan, kuli panggul, dhuafa, pengemis, dan lain sebagainya.
Seperti yang dikatan salah satu warga, "Saya ya senang mas, wong pagi sudah sarapan, alhamdulillah dapat mengganjal perut hingga sore hari. Maklum, pekerjaan ya begini aja. Suwun ngeh mas", katanya.
Warung sedekah gratis yang setiap hari Jum'at dilaksanakan membuat pergantian menu masakan. Hal ini agar tidak terjadi rasa bosan bagi penikmat rasa sekaligus menambah selera makan.
"Kita berusaha merubah menu makanan setiap hari Jum'at, agar makanan yang tersaji jadi lebih nikmat. Seperti hari ini, kita namakan nasi godong jati bersama udang goreng dan bumbu pecel. Pokoe sedep mas", kata Mia.
Sekitar pukul 10.30 WIB warung nasi sedekah tutup di susul anggota Komunitas Ayo Peduli secara bergotong royong membereskan tempat kegiatan dari sampah yang berserakan. (kris/wjp/jpn)
Selaku Ketua Komunitas H. Ega Rustanto menuturkan bahwa kegiatan ini semakin baik dan akan terus berkelanjutan kedepannya. "Saben tiap hari Jum'at penikmat makanan di warung sedekah makin banyak. Setidaknya sekitar 150 hingga 300 porsi habis tanpa sisa. Ini luar biasa, dan sangat membuat saya senang dapat berbagi terhadap sesama terlebih mereka yang membutuhkan".
Program yang dilakukan setiap Jum'at pagi sekitar pukul 06.00 hingga pukul 10.00 WIB, disekitaran Juwana mendapatkan tanggapan yang positif dari masyarakat, terlebih bagi pekerja srabutan, kuli panggul, dhuafa, pengemis, dan lain sebagainya.
Seperti yang dikatan salah satu warga, "Saya ya senang mas, wong pagi sudah sarapan, alhamdulillah dapat mengganjal perut hingga sore hari. Maklum, pekerjaan ya begini aja. Suwun ngeh mas", katanya.
Warung sedekah gratis yang setiap hari Jum'at dilaksanakan membuat pergantian menu masakan. Hal ini agar tidak terjadi rasa bosan bagi penikmat rasa sekaligus menambah selera makan.
"Kita berusaha merubah menu makanan setiap hari Jum'at, agar makanan yang tersaji jadi lebih nikmat. Seperti hari ini, kita namakan nasi godong jati bersama udang goreng dan bumbu pecel. Pokoe sedep mas", kata Mia.
Sekitar pukul 10.30 WIB warung nasi sedekah tutup di susul anggota Komunitas Ayo Peduli secara bergotong royong membereskan tempat kegiatan dari sampah yang berserakan. (kris/wjp/jpn)


Comments
Post a Comment