■ARTIKEL 05 DESEMBER
ANTARA JODOH DAN MAUT
_Sedang jodoh kita adalah kematian_
Tentang jodoh itu misteri, tidak ada yang pernah menyangka dan mengetahui kecuali hanya Allah SWT. Dalam ungkapan ini tersirat sebuah makna bahwasannya jodoh telah ditetapkan dan disiapkan oleh Tuhan yang diperuntukan setiap hamba-Nya. Baik itu jodoh di dunia, jodoh di akhirat, maupun jodoh dunia akhirat. Dalam aspek ini juga, yang terbaik adalah ketika mendapatkan jodoh yang bisa diajak berjuang _Fiddunya wal Akhirot_.
Memang dalam realitanya, hampir setiap orang yang telah beranjak dewasa, apalagi masa remaja yang penuh dengan cinta, seseorang baik lelaki maupun perempuan akan terbagi pikirannya untuk masalah JODOH. Ada sebagian orang yang sangat memperhatikan masalah ini sampai berlebihan dan akhirnya menimbulkan dampak negatif. Apa ? Yakni untuk remaja cewek biasanya 'merentengi' setiap cowok yang dianggap menarik untuknya. Bahkan yang lebih sadisnya, kesetiaan tak lagi menjadi kekuatan dalam cinta. Cinta yang seperti ini hanya berlumpur dengan nafsu dan akhirnya hanya dosa yang menjadi tujuannya.
Lain lagi dengan cowok remaja yang _playboy_, atau kerap kita kenal dengan sebutan "buaya darat" sekarang telah merajalela. Bagaimana tidak? Setiap wanita yang baginya menggairahkan hati di rayu dengan rayuan gombal(modus). Ini sangat memprihatinkan, karena pada zaman sekarang sudah sulit untuk menemukan seorang yang mencintai dengan benar benar tulus dari hati.
Namun yang lebih memprihatinkan lagi yaitu mengapa sesibuknya seseorang memikirkan tentang jodoh, akhirnya melupakan maut. Melupakan akhirat yang hakikatnya adalah kehidupan kekal untuk selamanya? Sedangkan kita tidak pernah tau jodoh atau maut-kah yang akan mendahului. Namun yang jelas bahwa kematian adalah jodoh kita. Setiap manusia yang bernyawa pasti akan menjumpai bila tiba masanya. Cepat ucap _Astagfirullahal'azim_. (Genisti/wjp)
ANTARA JODOH DAN MAUT
_Sedang jodoh kita adalah kematian_
Tentang jodoh itu misteri, tidak ada yang pernah menyangka dan mengetahui kecuali hanya Allah SWT. Dalam ungkapan ini tersirat sebuah makna bahwasannya jodoh telah ditetapkan dan disiapkan oleh Tuhan yang diperuntukan setiap hamba-Nya. Baik itu jodoh di dunia, jodoh di akhirat, maupun jodoh dunia akhirat. Dalam aspek ini juga, yang terbaik adalah ketika mendapatkan jodoh yang bisa diajak berjuang _Fiddunya wal Akhirot_.
Memang dalam realitanya, hampir setiap orang yang telah beranjak dewasa, apalagi masa remaja yang penuh dengan cinta, seseorang baik lelaki maupun perempuan akan terbagi pikirannya untuk masalah JODOH. Ada sebagian orang yang sangat memperhatikan masalah ini sampai berlebihan dan akhirnya menimbulkan dampak negatif. Apa ? Yakni untuk remaja cewek biasanya 'merentengi' setiap cowok yang dianggap menarik untuknya. Bahkan yang lebih sadisnya, kesetiaan tak lagi menjadi kekuatan dalam cinta. Cinta yang seperti ini hanya berlumpur dengan nafsu dan akhirnya hanya dosa yang menjadi tujuannya.
Lain lagi dengan cowok remaja yang _playboy_, atau kerap kita kenal dengan sebutan "buaya darat" sekarang telah merajalela. Bagaimana tidak? Setiap wanita yang baginya menggairahkan hati di rayu dengan rayuan gombal(modus). Ini sangat memprihatinkan, karena pada zaman sekarang sudah sulit untuk menemukan seorang yang mencintai dengan benar benar tulus dari hati.
Namun yang lebih memprihatinkan lagi yaitu mengapa sesibuknya seseorang memikirkan tentang jodoh, akhirnya melupakan maut. Melupakan akhirat yang hakikatnya adalah kehidupan kekal untuk selamanya? Sedangkan kita tidak pernah tau jodoh atau maut-kah yang akan mendahului. Namun yang jelas bahwa kematian adalah jodoh kita. Setiap manusia yang bernyawa pasti akan menjumpai bila tiba masanya. Cepat ucap _Astagfirullahal'azim_. (Genisti/wjp)
Comments
Post a Comment