■ TIM KAP TELUSURI BAWAH JEMBATAN
Perjalanan program KAP berupa Naskot (Nasi Kotak), yang sudah ke 39 kalinya menui simpati dari berbagai kalangan. Hal ini terbukti makin banyaknya donasi yang ikut bergabung di group Ayo Peduli dan berpartisipasi didalamnya berupa penyisihan sebagian harta untuk kepentingan umat.
Siang menjelang sore tim KAP yang terdiri dari 7 orang menjalankan kembali aktivitas bagi-bagi Nasi Kotak di sekitaran Juwana seperti di alun-alun dan sepanjang jalan pantura Juwana-Pati. Namun, untuk sore ini (24/19), tim KAP menelusuri bawah jembatan Juwana. Mereka menelisik dari sudut ke sudut dari gang ke gang lokasi tersebut.
Meski tanpa kesulitan untuk menjangkau tempat tersebut, tim KAP berusaha untuk melihat dengan seksama bangunan rumah yang mereka lewati. Salah satu tim KAP Kamanda, menuturkan bahwa untuk menjalani kehidupan mereka tentu tidak mudah dengan ukuran rumah dan akses jalan yang sempit, " sungguh diluar dugaan kami, bahwa dilokasi bawah jembatan ada kehidupan menjalani aktivitas layaknya seperti biasanya. Mereka sangat luar biasa. Semoga tetap dalam lindungan-Nya", tandasnya.
Sementara itu, semenjak siang tim Sanggar sudah bergerak lebih awal menelusuri dari rumah ke rumah di area Pucakwangi tepatnya di desa Pelemgede dan sekitar, termasuk Puskesmas terdekat. Selaku ketua sanggar, Fuah menegaskan bahwa kegiatan pembagian nasi kotak dilakukan setelah pulang sekolah sekitaran jam 14.20 WIB, agar tidak terlalu sore hari, "itu salah satu alasan kenapa jadwal kami yang biasanya dilakukan pada jam 15.30, sekarang dimajukan pada jam 12.20 agar tidak kemalaman kalau pulang kerumah. Katanya.
Selain itu Fuah juga menambahkan bahwa malam harinya melanjutkan kegiatan memasak dirumah pembina sanggar untuk kegiatan WSG (warung sedekah gratis) yang esok hari menuju tahapan ke 9 kalinya. (Kris/wjp)

Comments
Post a Comment