"SYIAR BAGI REMAJA DI ERA MODERN"
Pucakwangi - Semarak Majlis Sholawat dan Pengajian yang menjuru ke berbagai daerah hingga hampir setiap saat, membawa dampak luar biasa bagi para jama'ah tentunya, mereka bisa memperoleh ilmu keagamaan lebih, kecintaan mereka terhadap Rasulullah saw. terobati, dan menambah jalinan silaturrahmi dan kerukunan umat islam khususnya.

‌Seperti dalam Acara Sokopuluhan Bersholawat Dalam Rangka Tasyakuran Walimatul 'Ursy Bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dari Jepara, KH. Syaifullah Zahwan dari Ronggo Jaken, dan diiringi oleh Hadroh Jami'iyah Ad Dufuf Al Mubarok Al Qudsiyyah dari Kudus. Tentunya, para jama'ah juga banyak yang berdatangan mencari syafaat Nabi saw. bahkan ada rombongan yang membawa colt.
Ada beberapa Kekurangan yang terlihat yakni tidak ada pembatas antara jama'ah laki-laki dan perempuan (satir) sehingga dikhawatirkan ada ulah tidak senonoh maupun melampaui batas dari jama'ah sehingga mengurangi khusuknya majlis tersebut. Adapun Jarak parkir motor dengan lokasi tergolong cukup jauh, tempat yang bisa dikatakan 'basah' saat duduk, secara habis tertimpa hujan sore harinya.

Salah satu tujuan adanya majlis sholawat seperti ini yang tengah 'digandrungi' kaum millenial merupakan sindiran pertanyaan dari Tim WJP News kepada beliau Habib Ali Zainal Abidin Assegaf, dan memang benar penegasan beliau bahwa Syiar Islam di era perkembangan zaman memang harus dinamis, dan cara inilah yang tepat bagi remaja yang rindu dan cinta akan nabinya. Dan ditekankan lagi, bahwa selain kita bisa bersolawat bersama, berdoa bersama, kita juga bersama dalam satu naungan untuk bermunajat kepada Allah dengan segala hajat dan pinta dari kita. (WJP-Tom)

Comments

Popular posts from this blog

HIMBAUAN CAMAT PUCAKWANGI DI PERGANTIAN MALAM TAHUN BARU 2019

Cerpen Kehidupan "Ayah, Dirimu Payah!!!"

■ GENANGAN AIR DI DEPAN PASAR SOKO (PUCAKWANGI) SENGAJA DIBIARKAN AGAR ADA TINDAKAN DARI PEMERINTAH